Jumat, 22 September 2023, WIB
Breaking News

Senin, 06 Jul 2020, 10:12:53 WIB, 699 View Admin, Kategori : Covid-19

CilkulNews – Bagi masyarakat yang merasa Karawang masih aman dari corona, informasi ini perlu dicatat. Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Karawang dr Fitra Hergyana mengumumkan, Kabupaten Karawang masih berada dalam level zona kuning.

Hal tersebut merujuk pada surat dari Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat tentang Hasil Evaluasi Tingkat Kewaspadaan Covid-19 Serta Evaluasi Kinerja GTPP Kabupaten/Kota, Kabupaten Karawang ditetapkan pada level 3 (warna kuning) yang artinya cukup berat. Penghitungan Level Kewaspadaan didasarkan pada delapan indikator. Indikator-indikator tersebut adalah laju Orang Dalam Pemantauan (ODP) per daerah, laju Pasien Dalam Pengawasan (PDP), laju kesembuhan, laju kematian, laju reproduksi Covid-19, laju transmisi, laju pergerakan/kemacetan, dan risiko biografis. “Hal ini menunjukan bahwa Kabupaten Karawang tidak sepenuhnya sudah aman dari resiko penularan Covid-19,” ujarnya.

Apalagi, secara nasional, kasus positif Covid-19 per tanggal 2 Juli 2020 bertambah 1.624 kasus, akumulasi total kasus menjadi 59.394. Hal tersebut merupakan rekor tertinggi dari kasus Covid-19 yang pernah terjadi di Indonesia. “Berdasarkan data dan fakta tersebut, Covid-19 masih menjadi persoalan besar yang harus kita atasi dengan serius,” ujarnya.

Adanya penambahan pasien terkonfirmasi positif virus corona sebanyak tiga orang. Yakni satu orang warga Desa Duren, Kecamatan Klari berusia 50 tahun dan berjenis kelamin laki-laki?. Dan dua orang dari Kecamatan Kotabaru. Hal tersebut menunjukkan penyebaran virus corona di Karawang masih terjadi. Sehingga, total saat ini yang sudah terkonfirmasi positif 41 orang dengan 17 orang masih dalam observasi dan 24 orang telah sembuh?. Fitra menjelaskan, untuk warga Desa Duren diketahui terpapar virus corona setelah mengikuti uji swab dan menunjukkan hasil positif. “Dari hasil tracking ada perjalanan tugas ke Surabaya dari perusahaannya. Sepulang dari Surabaya mengalami sakit dan dirawat di RS Swasta,” ujar Fitra.

Sementara, dua pasien tambahan lainnya merupakan hasil tracking yang dilakukan tim gugus tugas bersama Puskesmas Kecamatan Kotabaru, yang sebelumnya juga ditemukan kasus virus corona. “Kita pastikan bahwa setiap yang positif langsung kita tracking. Agar penyebaran tidak semakin meluas,” tandasnya.

Namun, meski demikian, ada kabar baik yakni satu orang kembali dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan atau observasi selama kurang lebih 14 hari. “Alhamdulillah ada penambahan lagi yang sembuh. Kita terus berdoa dan berupaya agar pasien semua bisa sembuh dan sehat kembali,” tandasnya. (psn/rok)

Sumber : Radar Karawang



Fatwa Saudi, shalat Jumat tidak wajib untuk shalat Idul Fitri
Selasa, 18 Apr 2023, 11:30:17 WIB, Dibaca : 199 Kali
Bos Apple kirim pesan bias ke WNI di iPhone
Selasa, 18 Apr 2023, 10:52:50 WIB, Dibaca : 175 Kali
Ponsel Anda dapat dilacak saat dimatikan atau dihidupkan
Jumat, 14 Apr 2023, 14:48:00 WIB, Dibaca : 174 Kali

Tuliskan Komentar