Rabu, 15 Juli 2020, WIB
Breaking News

Jumat, 26 Jun 2020, 12:51:37 WIB, 86 View Admin, Kategori : Covid-19

CilkulNews – Salah seorang anak usia sekolah dasar (SD) terpapar corona. Hal ini diketahui saat dilakukan rapid test saat akan disunat. Tak hanya itu, kakak anak ini pun yang saat ini duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK) ikut terpapar.

Kepala Desa Pucung Hj Euis Kuraesin mengatakan, kedua anak yang terpapar corona merupakan kakak beradik, keduanya tidak sakit. Mereka tergolong dalam orang tanpa gejala (OTG). Pertama kali diketahui positif ketika sang anak mau disunat. Karena prosedurnya harus rapid test maka dites terlebih dahulu dan hasilnya reaktif kemudian dilanjutkan dengan tes swab. “Anaknya juga tidak sakit, sehat semua,” katanya, Kamis (25/6).

Saat ini, lanjutnya, keduanya mendapatkan perawatan di rumah sakit dan kondisinya sudah membaik. “Memang benar ada yang terpapar. Sekarang kondisinya sudah membaik masih dalam penyembuhan, sebentar lagi akan segera dipulangkan kembali, sebab, dua warga kami semunya OTG,” tuturnya.

Euis meminta kepada masyarakat selalu menggunakn masker dan menjalankan protokol kesehatan, agar terhindar dari virus corona dan berbagai jenis penyakit lainnya. “Jangan panik dan resah, gunakan selalu masker dan melaksanakan protokol kesehatan,” paparnya.

Sementara itu, juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang dr. Fitra Hergyana menuturkan, dengan adanya penambahan dua orang pasien positif, peran kalangan millenial dalam penanganan Covid-19 dinilai sangat penting. Sebab kaum milenial menjadi bagian penting dalam proses sosialisasi dan edukasi kepada warga terutama dalam penerapan protokol kesehatan. “Salah satu upaya mendorong millenial ini, gugus tugas mengadakan sebuah lomba pembuatan video yang bisa diikuti oleh siapa saja atau terbuka untuk umum, tentang kegiatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” paparnya.

Hingga Kamis (25/6) kemarin, total ada 531 orang dalam pengawasan, 14 orang masih dalam pengawasan dan 176 orang selesai pengawasan serta 41 orang meninggal. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) ada 5.286 orang, 5.208 orang selesai pemantauan, 71 orang masih pemantauan dan 7 orang meninggal. Pasien positif swab total ada 33 orang, 13 orang masih dirawat dan 20 orang sembuh. Pasien reaktif rapid tes ada 271 orang, 241 orang sembuh dan 30 orang meninggal. Sementara untuk orang tanpa gejala (OTG) ada 1.069 orang, masih pemantauan 145 orang dan selesai pemantauan 923 orang. (nce/acu)

Sumber : radarkarawang.id



Memburu buron kuroptor seperti Djoko Tjandra dan Sjamsul Nursalim, apa cara yang paling ampuh?
Selasa, 14 Jul 2020, 07:06:40 WIB, Dibaca : 10 Kali
Virus corona di Indonesia: Kapan puncak pandemi akan terjadi setelah penerapan New Normal?
Senin, 13 Jul 2020, 07:22:09 WIB, Dibaca : 7 Kali
Donald Trump untuk pertama kalinya pakai masker di depan publik
Senin, 13 Jul 2020, 07:23:47 WIB, Dibaca : 4 Kali

Tuliskan Komentar