Minggu, 16 Juni 2024, WIB
Breaking News

Selasa, 18 Apr 2023, 10:44:57 WIB, 597 View Admin, Kategori : Politik

Jakarta, CikulNews - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ada perusahaan China yang telah menawarkan untuk berpartisipasi dalam proyek hilirisasi dimethyl ether (DME) di Indonesia.

Tawaran Cina menggantikan Air Products and Chemicals Inc., sebuah perusahaan petrokimia Amerika. outlet konsorsium produksi batu bara yang terdiri dari PT Pertamina (Persero) dan PT Bukit Asam (PTBA) di Muara Enim. , Sumatera Selatan.

Menko Perkapalan Luhut mengungkapkan ada perusahaan China yang menawarkan untuk menggantikan Air Products dalam proyek aliran batu bara Indonesia. Dia menyebut pihaknya melihat perkembangan perusahaan pada Mei 2023.

"Kalau China menawarkan kemarin, kita coba lihat Mei," katanya dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Kelautan dan Perikanan, Jumat (14 April 2023). Namun, sementara itu, langkah-langkah harus diambil untuk menemukan pengganti Air Products.

Ia juga mengatakan bahwa Air Products sendiri mengaku menggunakan teknologi dari China. “Saya kira masih ada tahapan di mana kita bisa bekerja lebih banyak lagi. Teknologi Air Products juga berasal dari China,” jelasnya. Seperti yang saya tahu, proyek aliran batu bara menjadi proyek favorit Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) karena masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Setelah perusahaan-perusahaan AS mundur dari proyek hulu batu bara sebagai pengganti bahan bakar gas cair (LPG), banyak investor baru yang disebut-sebut akan menggantikannya. Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Triharyo Soesilo, yang membidangi pembangunan infrastruktur dan promosi investasi, mengatakan perusahaan China berpotensi menjadi calon investor karena merupakan produsen DME yang besar, mencapai 12 juta ton.

“DME terbesar China ada di sana 12 juta ton, jadi pengalaman biasa, pengalaman Pertamina,” kata Triharyo dalam acara Pupuk Indonesia Clean Ammonia Forum (PICAF) 2023 di Jakarta, Kamis (30/03/2023).

"Banyak (investor China) yang tertarik. PTBA harus menjajaki itu," kata Triharyo. Selain itu, Triharyo tidak menutup kemungkinan adanya lebih dari satu investor baru.



Fatwa Saudi, shalat Jumat tidak wajib untuk shalat Idul Fitri
Selasa, 18 Apr 2023, 11:30:17 WIB, Dibaca : 806 Kali
China Gantikan AS di Proyek Favorit Jokowi? Begitu kata Luhut
Selasa, 18 Apr 2023, 10:44:57 WIB, Dibaca : 597 Kali
Ponsel Anda dapat dilacak saat dimatikan atau dihidupkan
Jumat, 14 Apr 2023, 14:48:00 WIB, Dibaca : 539 Kali

Tuliskan Komentar